Latest Posts

23 Okt 2014

Ini dia Plus Minus Ngekost Dekat Kampus





Bagi Mahasiswa, kost mungkin adalah 'istana' yang menjadi tempat melalui berbagai suka-duka perkuliahan. Mulai dari kerja tugas sampe begadang, ketik laporan sampe pagi, malahan ada yang nggak tidur semalaman, bukan kerja tugas sih, tapi maen domino,,heheh. Yang jelas, kostan adalah separuh dari jiwa mahasiswa. Alasan itulah mengapa kost sering dikaitkan dengan mahasiswa.
Bicara tentang kost-kostan, ada macem-macem, tapi
intinya sih satu, tergantung seberapa tebel dompet kamu. Di antara yang macem-macem itu, ada dua jenis kostan, yaitu yang deket dan yang jauh dari kampus. Dari berbagai sumber yang ada, ternyata ngekost deket kampus itu ada untungnya lho,,,, Mau tahu ?? em,,,,,,kasih tahu nggak ea,,,,, :D, oke, STOP!
Baca aja nih,,,,,,,
1. Bisa internetan gratis pake wifi kampus.

    Bukan rahasis lagi, kampus ketika malam hari merupakan sarangnya bagi para tukang donlot, entah itu donlot referensit ugas, donlot jurnal, buku, serta donlot lain yang tak pantas disebutkan di sini.
2. Bisa nyantai,

Maksudnya kalo kuliah kita jam 8, kita bisa datang jam setengah delapan. Atau kayak sobat aku, datangnya jam 7.55. Kok bisa? Ya bisalah, selain karena kostnya deket, dia juga naek motor ke kempus.
3. Siap setiap saat.

Nggak bisa dipungkiri kadang ada mata kuliah yang tiba-tiba pindah jadwal. Kita yang deket dari kampus nggak akan telat-telat banget  walaupun infonya didapetin dadakan.
4. Hemat biaya.

Ya, memang sih kostan deket kampus agak mahalan, tapi setidaknya kalian bisa menghemat ongkos angkot, bensin, maupun uang parkir. Ngekost deket kampus juga bikin kita nggak perlu tergantung sama kantin yang rata-rata nggak bersahabat buat yang berkantong pas-pasan. Jadi, pas jam makan siang, kita bisa meluncur ke kostan.

5.Nggak perlu takut pulang kemaleman.

Pulang sore, khususna buat mahasiswa baru alias maba mungkin udah jadi tradisi kali ya....biasanya maba baru bisa pulang beberapa saat sebelum magrib, jadi buat yang kostannya jauh, pasti bakal kejebak macet, ujung-ujungnya pulang malem, masih untung kalo nggak dikunciin pagar ama ibu kost.




Tapi,,,,bentar dulu,,,,,,ada juga ruginya, bro.....sebenarnya bukan rugi gimana sih,  Cuma agak gima gitu, hehe . . .
1. Diserbu temen-temen.

 Khususnya cowok-cowok nih, pas jam istirahat biasanya temen-temen cari tempat nongkrong sambil nunggu jadwal kuliah berikutnya....dan destinasi paling digemari adalah,,,,,,,,,,,,,,,,,,ya, kostan kamu. Sebenarnya sih oke-oke aja kalo datang ke kost temen, bagus kan, ada tamu, jadi kost nggak sepi, tapi yang jadi masalah kalo tamu-tamu itu dateng bikin berantakin kamar terus ngubek-ngubek isinya.....lebih-lebih lagi kalo malem minggu, biasanya cowok-cowok yang jomblo (ups) ngumpul di kostan temennya dan nginap , terus paginya mereka ngeluyur aja tanpa beresin kamar atau apa kek.
dipake merokok, jadi bau deh...
2. Jadi keenakan.

Jarak yang deket bikin kita selalu menunda-nunda ke kampus. Jadi buat yang jiwanya malas, mending jangan kost deket kampus, demi IPK, gan..
3. Jarang ngeliat keramaian jalan.

Karena kampus deket, akhirnya kita jadi jarang naik kendaraan dan melihat ramainya jalan. Kalau begini terus, bisa-bisa kamu jadi gagap kota,,, :D. Kamu tinggal di kota, tapi jarang liat kota. Solusinya tiap akhir pekan jalan-jalanlah keliling bersama temen-temen kamu atau ke tempat-tempat nongkrong yang asyik,,sekalian usaha ngelepasin gelar jomblo, gan.

.
Akhirnya ang perlu kita ambil pelajaran sih, menurut aku, dimanapun tempat kost kamu, jauh atau deket, yang penting kamu kuliah yang bener, jangan jadi mahasiswa yang merusak citra mahasiswa,,,,, faham kan maksud aku?
Ayo,,,ada yang mau nambahin apa keuntungan atau kekurangan ngekost deket kampus ? Silahkan,,,,,,,,,
Adapted from  https://www.facebook.com/KartunNgampus
more »

22 Okt 2014

Jenis-Jenis Teman yang Nggak Bikin Kamu Berkembang dalam Kelompok




Tugas  kelompok alias group task adalah hal yang menyenangkan. Selain karena kerjaan jadi lebih ringan, nilai individunya juga merata sehingga membuat yang kurang faham materi pun bersuka cita karena  mendapat nilai sama dengan teman sekelompoknya yang faham materi, meski sebenarnya tujuan tugas kelompok itu adalah untuk membuat semua anggotanya mengerti materi pembelajaran.
Tapi, kerja kelompok tidak melulu asyik. Tepatnya bagi kita yang ingin  serius belajar dan berproses dalam kelompok itu entah kita paham atau tidak materinya. Intinya kita niat untuk belajar, karena yang belum faham akan menjadi faham bila serius berproses dalam kerja kelompok ini. Hal yang tidak asyik itu terjadi karena adanya orang-orang berikut ini yang bukannya memudahkan yang sulit, justru menyulitkan yang mudah. Siapa sajakah orang-orang tersebut ? Berikut ini adalah orang-orang yang sebaiknya anda hindari sekelompok berdasarkan pengalaman saya selama ini.

1)      Si Otoriter
Orang ini, meski sebenarnya pintar dan enak diajak sekelompok bila kita ingin mengejar nilai, tapi justru berdampak buruk bagi perkembangan kepribadian dan kemampuan belajar kita. Dia akan selalu mendominasi semua aspek tugas. Dia akan minta judul pilihannya yang akan dijadikan makalah, dia akan   meminta agar tugas-tugas yang susah diberikan ke dia semua, dia akan membuat agar hasil tugas nanti adalah atas perannya. Memang enak, kita yang malas bisa berleha-leha sambil nonton Indonesia Pintar, tidak perlu pusing pikirin tugas karena ada anak pintar yang handle semua. Tapi kita sendiri yang akan rugi. Dengan tidak terlibatnya kita, kita tidak akan faham materinya dan yang ada ketika ujian nanti hanya lembar jawaban yang diisi coretan-coretan sok tahu dan tebak-tebakan sambil berdoa jawaban yang salah itu akan secara ajaib berubah menjadi benar ketika diperiksa guru atau dosen.
Kalau keadaan memaksa kamu sekelompok sama dia, usahakan ikuti saja apa maunya, daripada debat, tidak ada gunanya. Menang jadi arang, kalah jadi abu. Tapi, kamu harus belajar tentang tugas kelompok ini di luar pertemuyan kelompok atau kamu akan menyesal.
2)      Si Makhluk Asing
3)      Dia ini datangnya tidak jelas. Dari lima kali pertemuan kelompok, dia akan datang satu dua kali saja. Itupun saat datang cuma duduk di pojok sambil main facebookan atau twitteran, BB-an, Line-an, Kakao-an, dan lain-lain yang begitu menyita waktunya dari tugasnya.
Kalau sudah terlanjur sekelompok, upayakan kasih dia kerjaan dan lakuinnya dengan agak maksa. Nggak apa-apalah, sekalian mendidik dia. Kalau nggak mau, suruh beliin snack kek, minuman kotak kek, pokoknya supaya dia nggak malas-malas amat.
4)      Si Tak Tahu Diri
Ini adalah kelanjutan dari si makhluk asing. Walaupun dia tidak berkontribusi dalam tugas kelompok, tapi dia tak mau namanya paling bawah dalam daftar nama anggota kelopmpok. Dia pun akan cerita ke teman-teman yang lain betapa serunya kerja kelompok di kelompoknya padahal dia datangnya saja tidak jelas.
Kalau sudah terlanjur sekelompok, beri dia sikap tegas kalau itu memang konsekuensi atas kemalasannya. Semoga dia tidak akan begitu lagi di tugas-tugas selanjutnya.
5)      Si Social Networker Maniac
Saya juga adalah seorang social networker, namun penggunannya saya usahan sebijak mungkin agar tidak membuat kita jadi produsen status, tweet, broadcast, dan sebagainya yang tak lebih dari sampah. Misalnya saja status “Laparrrr”, “lagi bete nich”, “malming kelabuuu”, “3 rakaat”, dan yang lainnya yang sama sekali tidak ada nilai hiburan, seni, apalagi edukasi. Terlebih lagi yang status “3 rakaat”. Itu maksudnya apa? Mau dibilang udah sholat, gitu? Hati-hati riya lho, pahalanya akan hancur seperti daun dimakan ulat.
Oke, daripada makin meluber ke mana-mana, si Maniac ini akan selalu update di sela-sela kerja kelompok bahkan sempat-sempatnya akian memfoto lalu menguploadnya. Bukannya liat tugas atau konsen ke arahan ketua, dia malah sering nunduk melihat notif.
Solusinya, sebelum rapat kelompok sita alat komunikasinya. Kalau dia berdalih menunggu telepom penting, bilang kamu yang akan menjawab teleponnya untuk membuktikan kesaksiannya.


Demikianlah tipe-tipe orang yang mesti anda hindari dalam tugas kelompok. Namun itu semua hanya saran saya. Selanjutnya kembali pada anda apakah mau mengikutinya atau tidak.  Bila ada tambahan lain, silakan tuliskan di kolom komentar J.
more »

Tipe-Tipe Dosen yang Pasti Ada di Kampusmu

Dunia kampus, seperti halnya habitat pendidikan lainnya,  tak bisa lepas dari adanya pengajar dan yang diajar, yaitu dosen dan mahasiswa. Keduanya memiliki hubungan saling kbergantung. Dosen tak mungkin akan bisa mengajar tanpa mahasiswa dan mahasiswa tak akan mendapatkan nilai tanpa dosen. Tentu saja bagaimanapun mahasiswa itu mengatakan bahwa nilai bukanlah hal penting, yang penting adalah ilmunya namun tetap saja mereka tidak bisa lulus bila nilainya di bawah standar yang telah ditetapkan.
            Dalam hubungan dosen-mahasiswa tersebut karakteristik dosen maupun mahasiswa juga turut menentukan keefektifan terterimanya materi kepada mahasiswadengan baik dan mendapat umpan balikyang baik pula. Kita telah mengetahui bahwa karakter mahasiswa bermacam-macam, ada yang menjadi mahasiswa buku berjalan hingga mahasiswa gaib yang datangnya tak jelas. Tapi teman-teman, saya juga mau membagi tipe-tipe dosen dalam beberapa karekter.
            Penasaran ? Yuk ke TKP
1. Diktemania

Dosen tipe ini masih menerapkan metode lama dalam mengajar. Dia mendikte materi yang ia ajarkan dan menyuruh mahasiswa menulisnya di buku masing-masing dengan catatan yang rapi. Bila dosen kita menggunakan metode ini, kita akan teringat jaman-jaman SD-SMP dulu dimana tiap waktu guru memeriksa catatan kita.

2. Humoris

Dosen ini adalah favorit para mahasiswa. Ia mampu membawakan materi yang membosankan dengan gaya yang lucu namun tetap memperhatikan inti materinya. Metode ini lebih efektif dalam membuat mahasiswa menyerap materi selama humor yang diberikan tidak mendominasi materi. Nanti kan disangka O*J, hehe.

3. Lincah

Ini juga adalah dosen yang mampu membawakan materi dengan keefektifan tinggi. Ia adalah dosen yang muda dan gesit serta lincah. Dalam membawakan materi ia penuh kreativitas sehingga mahasiswa selalu menanti pertemuan berikutnya. Cara pembawaannya bukan seperti dosen-mahasiswa pada umumnya, namun ia menempatkan mahasiswa sebagai partner belajar.

4. Mr. Slide Show

Hobinya adalah membawakan materi dengan presentasi. Namun tidak main-main, slidenya bisa mencapai puluhan hingga mampu membuat mahasiswa tidur siang. Ditambah lagi cara pembawaannya yang hanya duduk di kursi sambil membaca slide. Sesekali ia menuruh mahasiswa membaca slidenya. Menurut pengalaman saya, biasanya dosen tipe ini adalah yang sudah profesor.

5. Punya Dunianya Sendiri

ipe ini hampir sama dengan Presentation Lover (PL). Bila PL membaca materi begitu saja, dosen TP berbicara begitu saja di kursinya seakan menikmati pembawaan materinya sendiri. Paling-paling yang memperhatikan adalah anak rajin yang selalu duduk di barisan depan. Ada juga dosen tipe ini yang volume  suaranya kecil sehingga yang di baris terdepan pun mesti memajukan kepala untuk mendengar ucapannya.

6. Simpel tapi Berisi
Favoritnya adalah papan putih. Meski tanpa bantuan aplikasi presentasi, dia dapat membawakan materi dengan apik di papan putih. Dia menulis materi secara poin-poin penting, menggambar bagan, tabel, pemetaan pikiran (mind mapping) untuk mahasiswanya, bahkan menggambar ilustrasi sederhana dengan baik.

7. Disipliner
Banyak mahasiswa yang tidak suka dengan dosen ini, karena tingkat kedisiplinannya yang begitu tinggi. Terlambat satu menit saja, kamu akan dilarang masuk ke dalam kelas tanpa menerima alasan. Di dalam ruangan hening kecuali ketika ada pertanyaan (itupun dari si perpus berjalan) maupun jawaban dari mahasiswa, karena begitu ada obrolan lain selain perkuliahan itu, kamu akan disuruh menutup pintu dari luar.

8. Toleran


Kebalikan dari militer. Meski kamu sudah terlambat kamu akan diijinkan masuk. Bila ada tugas yang belum terkumpul, ia akan memberi tambahan waktu seminggu lagi. Pada saat ujian (close book) pun ia akan membiarkan perilaku mencomtek atau kerja sama dengan pura-pura tidak melihatnya dengan dalih bahawa ia memahami apa yang mahasiswa rasakan.

9. Fashionable

Pakaiannya mengikuti fashion yang sedang populer. Bila ia laki-laki, ia akan digemari oleh mahasiswi terlebih bila ia tampan. Bila ia wanita, ia akan dijadikan perbincangan rahasia di antara mahasiswa.


Demikianlah tipe-tipe dosen yang pastinya akan kalian temui di kampus. Bagaimanapun tipenya, beliau semua adalah dosen kita yang merupakan orang tua kedua kita.


.
more »

20 Okt 2014

Selamat datang di kampus Corner !



Banyak yang bilang masa SMA adalah masa tak terlupakan. Ternyata, itu belum apa-apa. Berdasarkan hasil pengamatan saya, masa mahasiswa adalah masa yang terbawa mimpi hingga mati, hehe.
Blog ini akan berisi segala hal tentang dunia kampus, dunia penuh warna, dimana bertumpuk-tumpuk hal baru dibandingkan masa sekolah ada di sini. Ada cerita tentang kehidupan kampus, tips-tips hidup ala mahasiswa, fakta-fakta anak kuliahan, hal-hal unik di kampus, serta tak lupa pula ada hal-hal serius yang dibutuhkan mahasiswa seperti informasi beasiswa, pengumuman lomba, dan referensi-referensi tugas yang akan semakin menambah gairah untuk terus berlama-lama di blog ini. Pokoknya all about campus is here ! Enjoy :)

Admin sekaligus owner.
more »

Text Widget

© 2013 Kampus Corner. WP Theme-junkie converted by Bloggertheme9